Daily Archives: June 29, 2016

Mesin Waktu 16 Mei 2009

Published by:

Mesin Waktu 16 Mei 2009 – Tanggal 16 Mei 2009 atau selang 5 tahun yang lalu, merupakan hari yang sangat spesial untuk pasukan dan supporter Manchester United. Pasalnya anak asuh Sir Alex Ferguson ammpu meraih gelar juara Liga Inggris yang ke 18 sepanjang sejarah mereka. Dan torehan tersebut akhirnya mampu menyamai raihan gelar yang di catat oleh Liverpool. Dan gelar ini juga menjadi gelar liga untuk United yang ke 11 di Liga Premier Inggris dan gelar ke 3 secara beruntun.

The Red Devils sendiri pada tanggal 16 Mei tersebut menjamu Arsenal yang merupakan salah satu rival mereka. Ditambah lagi United sendiri dalam keadaan unggul 6 poin dari The Reds dan hanya menyisakan 1 partai lagi. Sementara The Gunners sendiri sudah tidak memerlukan kemenangan. Pasalnya posisi mereka jelas sudah aman untuk lolos ke Liga Champions.

Andrey Arshavin bermain sangat apik di skuad Arsenal. Ia mampu menjadi komandan di lini tengah dan mendistribusikan bola dengan sangat bagus. Beberapa kali Arshavin terus melakukan tekanan ke lini belakang tuan rumah. Sayang belum ada satupun yang membuahkan gol. Sama halnya dengan United, Wayne Rooney beberapa kali melakukan serangan yang sayangnya lebih sering melebar dari gawang Arsenal. Ketika paruh pertama menuju jeda, United mempunyai peluang yang sangat bagus melalui aksi dari Ryan Giggs. Sayang sepakannya hanya melebar dari gawang.

Di interval kedua, van Persie melakukan 2 pelanggaran keras kepada Ronaldo dan juga Patrice Evra. Namun wasit Mike Dean hanya memberikan 1 kartu kuning saja dan tidak memberikan kartu merah.

United berusaha untuk menembus barikade pertahanan Arsenal. Fergie sendiri berusaha untuk mengubah skema dan formasi. Ia menarik Tevez dan memasukkan Park Ji Sung. Gelandang enerjik Korea Selatan tersebut mampu mencetak gol yang sayangnya dianulir karena Ji Sung berada di posisi off side. Ketika laga tinggal tersisa 12 menit, Ronaldo mendapatkan sebuah peluang yang sangat bagus dengan melepaskan tendangan bebas dari jarak sektiar 20 yard. Sayang sepakannya masih melebar dari gawang Fabianski. Selang 5 menuju waktu usai, Fabregas berusaha menusuk ke lini belakang United.

Tukar Guling Paris Saint Germain Dengan AS Roma

Published by:

Tukar Guling Paris Saint Germain Dengan AS Roma – Bursa transfer musim panas pasti akan diisi oleh berbagai berita dan juga rumor menarik dimana akan melibatkan beberapa tim besar di Eropa dan beberapa nama pemain besar. Musim lalu Ozil, Neymar dan Bale menjadi bintang di bursa transfer musim panas.

Dan di musim ini rumor-rumor tersebut kembali beredar. Kali ini melibatkan nama Miralem Pjanic yang saat ini memperkuat AS Roma. Nama gelandang Bosnia ini memang tidak pernah hilang dari rumor dan juga gossip kepindahannya di bursa transfer musim panas di bulan Juli nanti. Apalagi kali ini gelandang serang AS Roma tersebut kembali dihubungkan dengan salah satu tim besar Eropa, Paris St Germain.

Pjanic sendiri dikabarkan sudah memperpanjang kontrak bersama skuad AS Roma hingga musim panas tahun 2018. Namun kabarnya PSG akan mencoba untuk melakukan penawaran dan juga mengambil keuntungan dengan melaklukan tukar guling dimana PSG akan menawarkan gelandang Argentina, Javier Pastore guna mendapatkan Miralem Pjanic dari skuad AS Roma. Les Parisiens sendiri sudah siap dengan penawaran tersebut.

Penampilan gelandang serang Roma yang akan tampil memperkuat Bosnia di Piala Dunia Brasil 2014 ini memang menampilkan permainan menawan sepanjang musim 2013/2014 di kompetisi Serie A. Pjanic mampu menjadi nyawa permainan di dalam skuad AS Roma musim lalu. Pjanic mampu mengandalkan kreatifitas dan juga daya eksplosifnya guna membantu tim dari ibukota Italia tersebut untuk berada di tempat ke 2. Tim yang bermarkas di Olimpico Stadium ini mampu menjadi kandidat juara bersama Juve musim ini.

PSG sendiri jelas tidak sendirian, kabarnya ada beberapa tim yang juga menaruh minat kepada gelandang serang yang sudah berusia 24 tahun tersebut. Dikabarkan Manchester United dan juga Real Madrid sudah menyiapkan dana segar guna mendatangkan Miralem Pjanic di bursa transfer musim panas nanti.

Apalagi PSG sendiri statusnya di bursa transfer musim panas nanti juga masih mengambang. Pasalnya mereka mendapatkan sanksi yang cukup berat dari UEFA disebabkan tim dari ibukota Prancis ini telah melanggar regulasi Financial Fair Play beberapa waktu lalu diakibatkan belanja transfer. Jika PSG tidak boleh mengeluarkan dana sepeserpun, tentu solusi yang cukup tepat adalah dengan melakukan pertukaran pemain. Apalagi sosok Javier Pastore sendiri memang tidak begitu dibutuhkan di skuad Paris St Germain. Bisa jadi proses tukar guling Pastore dan juga Pjanic bisa jadi langkah yang tepat.